TIRTAMARTA.SCH.ID – Di era digital saat ini, profesi Creative Director menjadi semakin relevan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. Salah satu sosok inspiratif di dunia kreatif adalah Samantha Dodds, alumni Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur, Jakarta Selatan tahun 2009 yang kini berkarir sebagai seorang Creative Director di Anteraja. Dalam sebuah wawancara, Samantha berbagi kisah perjalanan karirnya, tantangan yang dihadapinya, dan pelajaran berharga yang dapat diterapkan oleh siswa-siswi dan para orang tua yang sedang mencari sekolah terbaik untuk anak-anak mereka.
Samantha menjelaskan bahwa ia sudah tertarik dengan dunia kreatif sejak masa sekolah, dan keinginan tersebut semakin kuat ketika media digital mulai berkembang. “Untuk menjadi seorang desainer yang baik, kita harus fleksibel dan selalu up-to-date,” ujar Samantha. Menurutnya, teknologi terus berubah, dan agar tetap relevan, ia menyarankan untuk selalu menyisihkan waktu untuk belajar dan mencoba teknologi baru, meski di tengah deadline yang ketat. Pelajaran yang berharga ini dapat diterapkan oleh siswa-siswi di masa kini, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kreativitas mereka.
Salah satu fondasi penting yang diperoleh Samantha selama bersekolah di TIRTAMARTA Penabur adalah keterampilan digital. Ia bercerita bahwa sejak SD, ia sudah diperkenalkan dengan teknologi melalui mata pelajaran teknik komputer. “Di sekolah, aku belajar navigasi software, membuat website, game, hingga digital painting,” kenangnya. Tidak hanya itu, kelas entrepreneurship yang diambilnya saat SMA juga memberikan wawasan mengenai pentingnya branding dalam bisnis. Semua keterampilan ini terbukti menjadi modal penting dalam karirnya sebagai seorang Creative Director.
Ketika ditanya tentang peran kreativitas dalam branding, Samantha menekankan bahwa visual identity adalah kunci, tetapi riset dan critical thinking juga sangat penting. Ia menyarankan siswa untuk memperbanyak membaca, berdiskusi, dan melakukan survey. “Branding yang baik tidak hanya soal visual keren, tapi juga tentang membangun rasa percaya dengan pelanggan,” katanya. Tips ini menjadi penting bagi siswa yang tertarik mengembangkan kemampuan branding sejak dini, dan TIRTAMARTA Penabur menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan ini melalui berbagai program kreatif seperti seni rupa, desain grafis, dan multimedia.

Samantha juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam dunia kreatif. Menurutnya, proyek yang sukses selalu melibatkan banyak pihak dengan latar belakang berbeda. “Di dunia kerja, kita berkolaborasi
tidak hanya dengan tim kreatif, tapi juga dengan departemen lain seperti marketing atau customer service,” ujarnya. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya ide, tetapi juga membantu siswa
mengembangkan soft skill yang krusial, seperti presentasi dan teamwork, yang juga ditanamkan sejak di bangku sekolah Tirtamarta.
Pengalaman berkesan di Tirtamarta, menurut Samantha, adalah bagaimana sekolah membantu mengasah keterampilan sosial dan presentasi yang berguna hingga saat ini. “Nilai-nilai sosial yang ditanamkan di sekolah sangat mendukung kehidupan profesional dan personalku,” tambahnya. Soft skill seperti ini, ditambah dengan dukungan terhadap kreativitas dan ketangguhan mental, menjadikan TIRTAMARTA Penabur sebagai tempat yang ideal bagi siswa untuk mempersiapkan masa depan mereka.
Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah unggulan untuk anak-anak mereka, TIRTAMARTA Penabur Pondok Indah dan Cinere, Jakarta Selatan dan Depok, tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga menyediakan lingkungan yang mendorong perkembangan kreatif dan keterampilan kolaboratif. Penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2025/2026 telah dibuka. Segera daftarkan anak Anda untuk memulai perjalanan pendidikan yang holistik dan mendukung masa depan cerah di era digital.
………………………………
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2025 / 2026
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
TK, SD, SMP, SMA
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok
Dengan Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS)





