TIRTAMARTA.SCH.ID – Di tengah gemerlap liburan Lebaran, banyak orang tua dan pendidik yang mencari panduan untuk mendidik anak di tengah arus digital yang semakin deras. Serial Netflix “Adolescence“—yang menceritakan kisah tragis Jamie Miller, remaja berusia 13 tahun yang terseret ke dalam dunia kekerasan akibat bullying dan pengaruh negatif daring—menjadi cermin dari realitas pahit yang harus dihadapi generasi muda masa kini. Serial ini menggugah kita untuk merenungkan kegagalan sistem pendidikan dan perlunya peran aktif orang tua dalam membimbing anak agar tidak terjerumus ke dalam dunia yang penuh tekanan dan konflik.
Untuk menjawab tantangan tersebut, berikut beberapa rekomendasi buku pilihan selama liburan Lebaran yang mengupas topik parenting, teknologi digital, dan perkembangan psikologi anak:
Baca juga: Designing Your Future: Membangun Kreativitas dan Inovasi Menuju Sukses

1. iGen: Why Today’s Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy—and Completely Unprepared for Adulthood
Penulis: Jean Twenge
Intisari: Buku ini mengulas bagaimana anak-anak yang tumbuh dengan teknologi digital cenderung mengalami perubahan drastis dalam perilaku, emosi, dan kesiapan memasuki dunia dewasa. Jean Twenge mengungkap bahwa koneksi terus-menerus dengan dunia maya berdampak pada kesehatan mental dan hubungan sosial remaja, sebuah gambaran yang relevan dengan tema “Adolescence”.
Baca juga: Mengemudi Hidup: Membangun Mental Driver dan Growth Mindset untuk Sukses di Dunia Nyata

2. The New Childhood
Penulis: Jordan Shapiro
Intisari: Shapiro mengajak kita memandang kembali konsep masa kanak-kanak di era digital. Buku ini menyoroti bagaimana teknologi memengaruhi kreativitas, interaksi sosial, dan perkembangan emosional anak, sekaligus memberikan pandangan segar tentang bagaimana membentuk masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

3. Parenting 4.0: Mendidik Anak di Era Digital
Penulis: (Buku lokal Indonesia)
Intisari: Buku ini memberikan panduan praktis bagi orang tua untuk mendampingi anak dalam menghadapi tantangan era digital. Mulai dari mengelola waktu layar hingga memahami dampak media sosial, buku ini menawarkan strategi-strategi yang mudah diterapkan agar anak tetap tumbuh dengan sehat secara psikologis.

4. The Tech-Wise Family
Penulis: Andy Crouch
Intisari: Crouch mengupas bagaimana keluarga dapat membangun keseimbangan antara penggunaan teknologi dan interaksi langsung. Buku ini menekankan pentingnya menciptakan ruang bagi anak untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang kuat, yang kian tergeser di era digital.

5. Glow Kids: How Screen Addiction Is Hijacking Our Kids—and How to Break the Trance
Penulis: Nicholas Kardaras
Intisari: Fokus buku ini adalah pada dampak negatif kecanduan layar pada perkembangan emosional dan sosial anak. Kardaras mengulas bagaimana penggunaan gadget secara berlebihan dapat mengganggu proses perkembangan otak, mengurangi kreativitas, dan memicu masalah kesehatan mental yang serius.

6. The Art of Screen Time
Penulis: Anya Kamenetz
Intisari: Dalam buku ini, Kamenetz memberikan pendekatan seimbang mengenai bagaimana mengatur waktu layar anak. Dengan strategi praktis, buku ini membantu orang tua mengoptimalkan manfaat teknologi tanpa mengorbankan kualitas interaksi dan perkembangan anak.
Refleksi dan Inspirasi
Serial “Adolescence” dan buku-buku di atas sama-sama mengungkap sisi gelap serta potensi positif dari era digital. Mereka mengingatkan kita bahwa pendidikan dan pengasuhan di zaman sekarang menuntut kepekaan ekstra. Orang tua dan pendidik harus aktif menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak agar mereka tidak hanya terhubung secara digital, tetapi juga memiliki keseimbangan dalam kehidupan nyata.
Melalui bacaan-bacaan inspiratif ini, diharapkan Anda dapat menemukan strategi efektif untuk menjadi pendidik dan orang tua yang lebih bijak, sekaligus mengasah potensi anak untuk tumbuh menjadi generasi yang kreatif, empatik, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Apa pendapat Anda?
Bagikan pengalaman dan pandangan Anda tentang bagaimana teknologi mempengaruhi perkembangan anak dan strategi parenting di era digital di kolom komentar. Mari bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi kita!
………………………………
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2025 / 2026
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
TK, SD, SMP, SMA
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok
Dengan Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS)






