TIRTAMARTA Penabur, Jakarta Selatan & Depok — Dari ruang kelas ke panggung pujian dan panggung politik—iman dan nilai Alkitabiah jadi fondasi yang tak tergoyahkan.
Dunia Cepat, Nilai yang Tetap
Di tengah dunia yang serba cepat, para orang tua kini dihadapkan pada dilema besar: bagaimana membesarkan anak-anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, bijaksana, dan siap menghadapi kompleksitas zaman? Dalam era yang penuh tekanan untuk jadi “serba bisa” dan “serba cepat,” sosok seperti Yosia Wangsajaya, alumni SMA TIRTAMARTA tahun 2012, menunjukkan bahwa akar nilai yang kuat bisa menumbuhkan sayap yang luas.

Iman sebagai Pondasi, Bukan Penghalang
“Saya bertumbuh tidak hanya secara ilmu, namun juga secara iman,” kata Yosia, mengenang masa-masa sekolahnya. Pengalamannya mengikuti ibadah mingguan di GKI Pondok Indah bukan sekadar rutinitas, tetapi momen spiritual yang membentuk kedalamannya sebagai pribadi.
Dalam kata-katanya, kita menemukan gema dari Mazmur 1:3, “Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya…”—tepat menggambarkan bagaimana TIRTAMARTA menanamkan iman yang tidak lekang oleh waktu, sekaligus relevan menghadapi zaman.
Baca juga: Mengemudi Hidup: Membangun Mental Driver dan Growth Mindset untuk Sukses di Dunia Nyata
Multitalenta, Tapi Tetap Fokus
Saat ini, Yosia dikenal sebagai produser musik rohani yang tampil hingga mancanegara, konsultan IT yang berdiskusi dengan pemangku kebijakan, dan figur muda yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Perjalanan yang tampak “loncat-loncat”, tapi sebenarnya berpijak pada satu prinsip: iman yang aktif dan disiplin yang terlatih.

“Di SMA, sistem belajar TIRTAMARTA seperti kuliah—murid harus mengejar prestasi, bukan ditarik-tarik oleh guru. Itu membentuk kedisiplinan dan manajemen waktu saya hari ini,” ungkapnya.
Rick Warren dalam The Purpose Driven Life menulis, “Character is both developed and revealed by tests.” Dan di TIRTAMARTA, Yosia menemukan ujian-ujian kecil yang membentuk karakternya hari ini.
Baca juga: Designing Your Future: Membangun Kreativitas dan Inovasi Menuju Sukses

Ketika Sekolah Jadi Rumah yang Mendewasakan
Meskipun sempat berpindah-pindah sekolah, Yosia kembali ke TIRTAMARTA di kelas 11. “Saya memilih kembali karena teringat kehangatan dan kasih di masa kecil saya dulu.” Di sinilah musiknya bertumbuh: membentuk band sekolah, latihan di ruang musik, hingga menjuarai lomba band rohani antar sekolah. Ini bukan sekadar nostalgia — ini adalah bentuk dukungan konkret dari sekolah terhadap bakat unik setiap anak.
Dalam konteks ini, pemikiran Austin Kleon dalam Show Your Work! terasa relevan: “You don’t have to be a genius, you just have to be yourself.” TIRTAMARTA memberi ruang itu — ruang untuk menjadi diri sendiri dan berkembang tanpa takut salah.

Peran Sekolah Kristen di Era AI dan Politik Identitas
Di zaman di mana digitalisasi merambah semua lini, dan politik identitas semakin tajam, Yosia melihat peran sekolah Kristen seperti TIRTAMARTA sebagai penyejuk dan penuntun.
“Firman Tuhan itu kekal, dan TIRTAMARTA membuat saya mencintai, merenungkan, dan melaksanakannya. Nilai-nilai Alkitabiah itu yang menjaga saya tetap teguh berdiri.” Dalam dunia yang penuh noise dan polarisasi, integritas dan kasih jadi kualitas langka—dan itulah yang terus dibawa Yosia.
Untuk Para Orang Tua yang Sedang Memilih
“Saya mengajak para orang tua untuk mantap mendaftarkan anak ke TIRTAMARTA,” ujar Yosia tegas. “Motto ‘Iman, Ilmu, dan Pelayanan’ bukan sekadar slogan, tapi dihidupi dalam setiap proses belajar.”
TIRTAMARTA membekali bukan hanya dengan IQ, tapi juga EQ, SQ, dan CQ—sesuatu yang sulit dicari di sekolah lain. Di tengah kekhawatiran banyak orang tua soal masa depan anak, kisah Yosia adalah bukti bahwa iman dan kompetensi bisa tumbuh bersama, dan bahwa dunia digital sekalipun bisa dijalani dengan kompas nilai yang benar.
………………………………
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2025 / 2026
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
TK, SD, SMP, SMA
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok
Dengan Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS)






