Pelajaran Kasih yang Nyata: Siswa TIRTAMARTA Melayani di Panti Werdha.
Bagaimana jadinya jika pendidikan karakter tidak hanya diajarkan lewat buku, tetapi juga dipraktikkan lewat aksi nyata? Inilah yang dilakukan oleh para siswa SMAK TIRTAMARTA PENABUR Jakarta dan Depok saat mereka mengunjungi Panti Werdha Beth Shalom. Kegiatan yang digelar dengan sederhana ini ternyata menyisakan kesan mendalam, bukan hanya bagi para lansia, tapi terutama bagi para siswa itu sendiri.
Baca juga: Drama Musikal TIRTAMARTA: Inspirasi Lewat Seni & Karakter
Pelayanan yang Menyentuh: Belajar dari Kehidupan Para Oma dan Opa
“Saya merasa hangat melihat para lansia dirawat dengan baik. Saya tidak akan lupa bagaimana mereka tetap menyembah Tuhan dengan setia,” ungkap Rennee, siswa kelas XI-1. Bagi banyak siswa, perjumpaan dengan oma dan opa di panti bukan hanya soal kunjungan, melainkan momen spiritual yang membangkitkan empati dan kasih.

Sementara itu, Fraya dari kelas XI-2 bercerita, “Saya terharu saat para oma dan opa menyambut kami dengan pertunjukan kecil. Saya jadi ingat kakek nenek saya di rumah.” Begitu juga, Nathaniel menambahkan bahwa suasana panti membuatnya merenung, betapa pentingnya ketenangan dan kerja keras yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
Bekerja, Belajar, dan Bertumbuh
Tak sekadar bersapa dan bersenandung, para siswa juga diajak kerja bakti membersihkan area panti. Valerie, yang bertugas sebagai MC, awalnya gugup. “Tapi mereka sangat ramah, ketakutan saya perlahan hilang,” katanya. Ia belajar bahwa pelayanan kepada Tuhan tak terbatas usia. Catherine mengaku, “Saya tersadar betapa saya sering mengeluh, padahal para lansia begitu bersyukur dan tetap semangat melayani Tuhan.”

Bagi Argadean, kerja bakti adalah hal yang menyenangkan. Contohnya, Ia senang bisa membantu dengan tangannya sendiri. Di sisi lain, Odetta, yang sempat canggung di awal, berubah setelah melihat semangat oma dan opa tampil di talent show. “Aku belajar bahwa semangat hidup tidak ditentukan oleh umur,” ujarnya.
Baca juga: SMPK TIRTAMARTA: Merayakan Kreativitas, Karakter, dan Budaya
Pendidikan Karakter Kristiani yang Terbukti
Menurut Ibu Priska (Waka Kesiswaan), kunjungan ini adalah bentuk nyata pendidikan karakter. “Siswa belajar empati yang tidak diajarkan lewat teori. Mereka menjadi lebih peka dan menghargai kehidupan.” Selain itu, guru PAK, Bu Cynthia, menegaskan, “Pertemuan langsung membuat kepedulian tumbuh dari hati, bukan sekadar wacana.”
Lebih lanjut, Bu Intan, guru BK, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi pelayanan TIRTAMARTA: siswa tidak hanya pandai, tetapi juga berbelas kasih. “Kita ingin mereka menjadi berkat dimanapun mereka berada,” ujarnya.
Saat Iman dan Kasih Dihidupkan Lewat Tindakan
Sebagai sekolah Kristen yang menanamkan 12 profil karakter Kristiani dalam kehidupan siswa, TIRTAMARTA percaya bahwa pelayanan bukan sekadar teori. Oleh karena itu, melalui kunjungan ke Panti Werdha ini, siswa mengalami langsung apa artinya menjadi pengikut Kristus yang peduli, rendah hati, dan mau melayani.
Di tengah dunia yang sibuk dan individualistik, kisah ini menjadi pengingat bahwa menjadi manusia beriman berarti juga menjadi manusia yang hadir bagi sesama. Dan itu dimulai dari tindakan kecil, seperti menggenggam tangan oma dan opa yang mungkin hanya butuh didengar, dilihat, dan dihargai.
TK, SD, SMP, dan SMA
Lokasi strategis: Pondok Indah & Cinere
Kunjungi www.tirtamarta.sch.id
+62851-7533-8161 (WA Admin Pendaftaran)
………………………………
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2025 / 2026
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
TK, SD, SMP, SMA
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok
Dengan Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS)






