Tema: iman membuka frekuensi yang tak terlihat. Visual: Ruang kelas kosong sore hari. Siswa SMP menyalakan kembali alat rekaman setelah insiden “suara misterius.” Narasi: “Kadang iman bukan soal melihat — tapi percaya sebelum mendengar.”
Gelombang suara di layar HP mulai membentuk simbol salib dan not musik bersinar lembut. SFX: hum… hum… Svara… Siswa: “Apakah ini… jawaban?”
Visual transisi—cahaya biru menyelimuti ruangan, dan sosok SVARA muncul samar di balik frekuensi. SVARA (samar): “Suara bukan hanya untuk didengar. Ia bisa menyatukan hati.”
Cahaya menyebar ke seluruh sekolah, menghubungkan ruang SMP & SMA seperti satu gelombang cahaya. Narasi: “Ketika iman memancarkan frekuensinya, jarak tak lagi memisahkan.”
EPISODE 4 – “Satu Nada, Banyak Suara”
Tema: kolaborasi & potensi diri — semangat TIRTAMARTA. Tujuan emosi: menumbuhkan sense of belonging dan inspirasi untuk ikut menjadi bagian dari “suara yang lebih besar”
Siswa SMP bermain alat musik digital, sementara siswa SMA memainkan gitar dan biola. Cahaya biru SVARA mulai berpadu di antara mereka.
SMP: “Nada-nada ini… menyatu!” SMA: “Kayak semua hati kita nyambung lewat satu suara.”
Visual close-up: partitur di layar laptop berubah jadi tulisan “TIRTAMARTA – ONE SOUND, MANY HEARTS”
Narasi: “Setiap nada berbeda, tapi bersama… menjadi simfoni.”
SVARA muncul sepenuhnya—bukan lagi misterius, tapi penuh cahaya hangat. Ia memegang busur bercahaya, namun kini ujung panahnya memancarkan simbol “Faith, Hope, Love”.
Dialog SVARA: “Di tempat ini, setiap suara berarti. Jadilah bagian dari harmoni yang Tuhan percayakan.”
“SPECTACULAR 2 – 25 OKTOBER 2025”
“Karena iman, potensi, dan kolaborasi… adalah satu frekuensi.”