
(Senin, 19 Oktober 2026)
Bacaan Alkitab (TB2):
Yosua 14:6-15
“Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai hari ini, karena ia tetap mengikut TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati.”
(TB2, Yosua 14:14)
Kaleb adalah teladan di Alkitab tentang kesetiaan mengikut Allah dengan segenap hati. Kaleb dan Yosua bersama sepuluh pengintai lain dikirim oleh Musa untuk mengintai tanah Kanaan. Hanya mereka berdua yang membangkitkan keberanian bangsa Israel untuk memasuki tanah itu. Ketika sepuluh pengintai lain membuat bangsa takut melangkah, Kaleb dan Yosua tetap percaya pada janji pemeliharaan dan penyertaan Allah. Karena itulah, hanya dua orang ini yang diperbolehkan untuk memasuki tanah Kanaan. Kisah ini mengajarkan bahwa apa pun tantangan dalam hidup ini dapat dihadapi, selama kita setia mengikut Allah dan kehendak-Nya.
Kesetiaan Kaleb mengikut Allah dengan sepenuh hati membuat ia dapat memiliki Hebron sebagai milik pusakanya. Setia mengikut Allah dengan sepenuh hati bukan hanya ketika keadaan menyenangkan, tetapi juga saat menghadapi kesulitan. Apa pun keadaan dan tantangan yang kita hadapi, kehendak Allah harus dijadikan pedoman hidup. Bagi murid, tetaplah disiplin belajar meski ada keinginan untuk bermalas-malasan dan kerjakanlah ujian dengan jujur meski ada dorongan untuk menyontek. Bagi karyawan, tetaplah bertekun menyelesaikan pekerjaan meski ada godaan untuk menunda dan usahakanlah yang terbaik meski tidak selalu mendapat apresiasi. Semua itu kita lakukan bukan karena ingin mendapat pengakuan, penghargaan, atau pujian dari manusia. Sebaliknya, kita melakukan semua itu setia mengikut Allah perlu tampak dalam pilihan dan tindakan kita setiap hari. Dengan cara itulah, kita sedang membangun karakter yang sesuai dengan iman kita kepada Kristus.
Mari kita belajar meneladani Kaleb yang setia mengikut Allah dengan segenap hati. Sebesar dan seberat apa pun tantangan yang kita hadapi, tetaplah setia mengikut Allah dan kehendak-Nya. Jangan melakukan hal yang benar hanya ketika ada yang melihat. Jangan bersikap baik untuk mendapat pujian dari orang lain. Lakukan semua yang baik dan benar dengan kesadaran bahwa inilah kehendak Allah yang harus kita taati dan ikuti. Ingatlah bahwa kesetiaan kepada Allah dibangun melalui keputusan-keputusan kecil yang kita ambil setiap hari. –ak
POKOK DOA
Ya Allah, kuatkan dan teguhkan hati kami untuk tetap setia mengikut Engkau dan kehendak-Mu, sebesar dan seberat apa pun tantangan yang kami hadapi. Kami ingin hidup dalam kesetiaan kepada-Mu melalui keputusan-keputusan kecil yang kami ambil setiap hari. Dalam Kristus, kami berdoa. Amin.





