Milka Gracia, alumni Tirtamarta Penabur Pondok Indah, bukan hanya mengukir prestasi di bangku sekolah, tetapi juga dalam dunia karier. Kini, sebagai seorang produser di Subtube Studio, sebuah perusahaan production house ternama, Milka telah terlibat dalam berbagai proyek film layar lebar, termasuk genre horror dan drama keluarga yang baru saja diselesaikannya. Apa yang mendorong Milka dalam perjalanan kariernya? Dan bagaimana pengalaman di Tirtamarta Penabur berperan dalam membentuk kepribadian dan keterampilannya hingga sukses seperti sekarang?
Perjalanan dari Sekolah ke Dunia Kreatif
Milka memulai pendidikan di Tirtamarta Penabur sejak kelas 6 SD hingga SMA, dan melanjutkan studi di jurusan bisnis di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta Selatan.
Di sekolah, ia dikenal aktif berorganisasi, sering kali menjabat sebagai bendahara maupun ketua di berbagai kegiatan, baik di OSIS maupun pelayanan gereja. “Kesempatan berorganisasi di Tirtamarta membentuk kemampuan saya dalam bekerja sama dengan tim, merancang proposal, hingga mengelola acara,” jelas Milka.
Keterampilan manajerial yang diasah sejak dini ini menjadi modal penting baginya ketika memutuskan untuk berkarier di industri kreatif, tepatnya sebagai produser di Subtube Studio. Menurut Milka, pengalaman bekerja di berbagai proyek film menuntut keahlian berkomunikasi, berkoordinasi, serta menjaga kepercayaan dari para investor dan eksekutif produser.
Tantangan dalam Dunia Produksi Film
Sebagai produser, Milka bertanggung jawab memastikan kelancaran proyek dari tahap praproduksi hingga distribusi. Tantangan terbesarnya adalah menjaga kepercayaan dari para investor, terutama dalam pengelolaan dana dan pemilihan kru yang tepat.
“Kreativitas sangat penting, tetapi kemampuan manajemen juga harus seimbang agar karya yang dihasilkan bisa dinikmati oleh pasar yang lebih luas,” jelasnya. Dalam menghadapi tantangan ini, Milka mengandalkan komunikasi yang baik dan disiplin yang tinggi.
Saat ini, ia sedang menjalankan beberapa proyek film secara paralel, dengan harapan film-film tersebut dapat tayang di bioskop pada tahun 2025 mendatang. Pengalamannya menunjukkan bahwa dunia kreatif membutuhkan ketangguhan mental dan kemampuan untuk bangkit setelah kegagalan.
Mengasah Kreativitas dan Mentalitas di Industri Kreatif
Milka berpesan kepada para siswa Tirtamarta Penabur untuk memanfaatkan waktu di sekolah sebaik mungkin guna mengasah kreativitas.
“Jangan takut gagal,” ucapnya. Menurutnya, kegagalan adalah bagian dari proses yang harus dihadapi dan justru menjadi pelajaran berharga untuk melangkah lebih maju.
Selain itu, mentalitas yang tangguh sangat diperlukan di dunia yang penuh persaingan ini.
Pengalaman Pendidikan di Tirtamarta Penabur
Berbicara tentang peran Tirtamarta dalam kariernya, Milka mengenang momen-momen ketika mengikuti berbagai lomba dan kegiatan seni, seperti ekskul paduan suara dan Tirtamarta Fest. Kegiatan ini memperluas lingkup pergaulannya, memperkuat rasa percaya diri, dan membantunya mengasah kemampuan bersosialisasi dan berkompetisi.
Menurut Milka, pengalaman di Tirtamarta memberinya bekal keterampilan komunikasi yang sangat relevan dengan pekerjaannya saat ini. Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sekolah membantu Milka mengembangkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi di depan publik—a skill yang sangat penting dalam dunia kreatif dan produksi film.
Menyekolahkan Anak di TK Tirtamarta Penabur
Tidak hanya sebagai alumni, Milka kini juga menjadi bagian dari komunitas orang tua siswa Tirtamarta, dengan menyekolahkan anaknya di TK Tirtamarta Penabur. “Saya memilih Tirtamarta karena sekolah ini bagian dari BPK Penabur, yang dikenal menghasilkan siswa-siswi yang unggul secara akademis dengan karakter Kristen yang kuat,” ungkapnya. Selain itu, ia tertarik dengan program entrepreneurship yang diajarkan di sekolah ini, yang menurutnya sangat penting untuk membentuk anak-anak menjadi kreatif dan berani tampil di depan umum.
Bekal Masa Depan Anak-Anak di Tirtamarta Penabur
Sebagai seorang profesional di industri kreatif, Milka menilai bahwa nilai-nilai pendidikan di Tirtamarta sangat relevan untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Ia menekankan pentingnya penanaman karakter sejak dini melalui pelajaran agama, bimbingan konseling, dan ibadah mingguan di sekolah. “Mengutamakan Tuhan dalam setiap langkah akan membantu kita tetap tenang dan bijaksana dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan,” tambahnya.
Pesan untuk Para Orang Tua
Dengan telah dibukanya penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026, Milka menyampaikan pesan kepada para orang tua yang sedang mencari sekolah terbaik untuk anak-anak mereka. “Tirtamarta Penabur adalah pilihan yang tepat bagi orang tua yang ingin anaknya unggul baik secara akademis maupun non-akademis,” ujarnya. Menurutnya, dengan fasilitas dan program yang dimiliki, Tirtamarta memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk berkembang secara maksimal, sesuai dengan bakat dan minat mereka.
…………………………..
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2025 / 2026
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok
Dengan Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS)





