
TIRTAMARTA.SCH.ID – Di tengah arus perubahan dan tantangan zaman yang semakin kompleks, peran orang tua sebagai support system bagi anak sangatlah krusial. Sahabat Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur, artikel ini mengupas nilai-nilai penting dari buku Self-Driving: Menjadi Driver atau Passenger? karya Prof. Rhenald Kasali, yang mengajak kita untuk mengubah pola pikir dari “passenger” menjadi “driver”. Dengan transformasi mindset tersebut, anak-anak tidak hanya menjadi pengikut, melainkan menjadi individu yang aktif, kreatif, dan tangguh dalam menghadapi kenyataan hidup.

Mengapa Peran Orang Tua Sangat Penting?
Sebagai pondasi utama dalam kehidupan anak, orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mentalitas juara. Dengan menjadi support system yang efektif, orang tua dapat:
Menjadi Panutan dan Inspirasi:
Orang tua yang menunjukkan sikap proaktif dan berani mengambil risiko akan memberikan contoh nyata bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk belajar dan tumbuh.Mendorong Kemandirian:
Dengan mendampingi anak melalui proses pembelajaran dan pengambilan keputusan, orang tua membantu anak mengasah kemampuan problem solving serta membangun kepercayaan diri.Memberikan Dukungan Emosional:
Dalam setiap kegagalan maupun kesuksesan, dukungan dan motivasi dari orang tua sangat penting agar anak dapat terus melangkah maju tanpa rasa takut gagal.
Baca juga: Risiko Terburuk Bila Anak dengan “Otak Popcorn” Tak Mendapatkan Pendekatan Tepat

Transformasi dari Passenger Menjadi Driver
Buku Self-Driving menyampaikan pesan bahwa perubahan besar dalam hidup dimulai dari mengubah pola pikir. Dua istilah kunci dalam buku ini adalah:
Passenger (Penumpang):
Seseorang yang cenderung pasif, hanya mengikuti arus tanpa mengambil inisiatif, dan mengandalkan keadaan yang ada.Driver (Pengemudi):
Individu yang berani mengambil kendali atas hidupnya, siap menghadapi risiko, dan selalu mencari peluang untuk belajar serta berkembang.
Bagi anak-anak, terutama di masa pertumbuhan, transformasi ini berarti melatih diri untuk tidak hanya menerima apa yang ada, tetapi aktif mencari solusi dan berinovasi untuk mengatasi berbagai tantangan. Sahabat Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur, orang tua berperan penting dalam menanamkan pola pikir ini melalui:
Diskusi Terbuka:
Ajak anak berdialog mengenai mimpi, tujuan, dan cara-cara kreatif untuk menggapainya. Berikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan ide dan pendapat tanpa takut dihakimi.Mendorong Eksperimen:
Berikan kesempatan pada anak untuk mencoba hal-hal baru—baik itu dalam kegiatan akademis, olahraga, maupun seni. Pengalaman inilah yang akan membentuk karakter dan ketahanan mental mereka.Memberikan Umpan Balik yang Konstruktif:
Alih-alih hanya memuji hasil akhir, tekankan pentingnya proses, usaha, dan pembelajaran dari setiap pengalaman, baik yang sukses maupun yang mengandung kegagalan.

Kolaborasi antara Rumah dan Sekolah
Di era pembelajaran modern, sinergi antara lingkungan rumah dan sekolah sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Guru, karyawan, dan semua stakeholder di Sekolah Kristen Tirtamarta Penabur berperan sebagai mitra dalam mendampingi anak. Melalui program-program pembelajaran yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, namun juga pengembangan karakter dan mental, anak-anak dibekali dengan bekal untuk:
Menerima Tantangan sebagai Bagian dari Proses Belajar:
Menghadapi kesulitan dengan sikap positif dan terus mencoba hingga menemukan solusi terbaik.Mengasah Kreativitas dan Inovasi:
Mendorong eksplorasi ide-ide baru yang dapat membuka peluang dalam berbagai bidang kehidupan.Membangun Kepercayaan Diri:
Melalui pendekatan yang mendukung dan penuh empati, anak diajarkan untuk percaya pada kemampuan diri sendiri.

Kesimpulan
Sahabat Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur, peran orang tua sebagai support system adalah kunci utama dalam membantu anak mengubah mindset dari “passenger” menjadi “driver”. Dengan menerapkan nilai-nilai dari buku Self-Driving, kita tidak hanya mempersiapkan anak untuk menghadapi tantangan di sekolah, tetapi juga membentuk karakter mereka agar siap menaklukkan kenyataan hidup dan meraih impian masing-masing.
Bagaimana dengan Anda?
Apakah Anda memiliki pengalaman dalam membangun pola pikir positif dan mendukung perkembangan anak di rumah? Bagikan cerita dan tips Anda dalam membangun support system yang efektif untuk masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak kita!
………………………………
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2025 / 2026
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
TK, SD, SMP, SMA
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok
Dengan Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS)






