
Sekolah Kristen Tirtamarta Penabur memiliki banyak alumni yang telah mencapai kesuksesan di berbagai bidang, termasuk di bidang kesehatan. Beberapa alumni yang bekerja sebagai dokter termasuk dokter umum, dokter gigi, dan ahli gizi. Selain itu, terdapat forum khusus dokter-dokter gigi alumni SMA-SMP Tirtamarta yang beranggotakan hingga 70 alumni. Ini menunjukkan komitmen sekolah dalam mendukung siswa mencapai karir di bidang kesehatan. Beberapa hari yang lalu, Tirtamarta Penabur berkesempatan untuk menghubungi dua alumni berprestasi, Patria Pradana dan Melissa Dharmawan, untuk menggali informasi tentang tingkat kesehatan masyarakat, khususnya penyakit kardiovaskular.
Patria Pradana, alumni Tirtamarta tahun 2009 yang kerap dipanggil Dana, saat ini menjalani PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Jantung di FKUI-RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. Melissa Dharmawan, alumni Tirtamarta tahun 2009, sedang menjalani PPDS Jantung di FK Universitas Udayana Bali-RSUP Sanglah Denpasar. Keduanya berbagi wawasan dan nasihat berharga tentang pencegahan kematian dini karena gagal jantung, kesehatan jantung anak-anak, dan kebiasaan sehat yang bisa diintegrasikan dalam rutinitas harian siswa.
Pencegahan Kematian Dini karena Penyakit Jantung
Menurut Dana dan Melissa, langkah pertama yang penting adalah identifikasi awal gejala-gejala penyakit jantung yang dapat ditemukan baik pada anak dan dewasa, seperti kebiru-biruan pada ujung jari atau bibir, berdebar-debar, sesak nafas, dan nyeri dada. Mereka menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika ada keraguan mengenai gejala ini.
Langkah kedua adalah memahami bantuan hidup dasar atau Basic Life Support (BLS). BLS adalah serangkaian tindakan yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum dalam kondisi henti jantung. Pelatihan BLS oleh instansi kesehatan setempat sangat penting agar masyarakat non-kesehatan juga memiliki pengetahuan untuk menyelamatkan nyawa dalam kondisi darurat.
Nasihat kepada Orang Tua
Dana dan Melissa memberikan nasihat khusus bagi orang tua untuk memastikan kesehatan jantung anak-anak mereka. Screening untuk penyakit jantung bawaan sangat dianjurkan jika anak menunjukkan gejala seperti kulit kebiruan sejak lahir, sering demam dan batuk, atau keterlambatan tumbuh kembang. Mereka menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak jika ada gejala tersebut.
Untuk pencegahan penyakit jantung di masa depan, penting untuk mengelola faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti diabetes, hipertensi, merokok, gaya hidup, kolesterol tinggi, dan stres. Gaya hidup sehat seperti tidak merokok, makan dengan nutrisi seimbang, berolahraga teratur, dan menghindari stres adalah langkah-langkah penting. Mereka juga menekankan pentingnya berkonsultasi dengan praktisi kesehatan untuk informasi lebih spesifik.
Integrasi Kebiasaan Sehat dalam Rutinitas Harian Siswa
Dana dan Melissa menekankan bahwa siswa dapat mengintegrasikan kebiasaan sehat dalam rutinitas harian mereka dengan mengimbangi asupan makanan sehat dengan aktivitas fisik yang menyenangkan. Bergabung dalam ekstrakurikuler atau tim olahraga dapat menjadi modalitas untuk aktivitas fisik dan pelepas stres.
Dukungan Tirtamarta Penabur untuk Karir di Bidang Kesehatan
Sekolah Kristen Tirtamarta Penabur mendukung perjalanan siswa menuju profesi di bidang kesehatan dengan memberikan wawasan dari dunia kesehatan. Expo atau career day dengan sesi sharing dari orang tua murid atau alumni yang berprofesi di bidang kesehatan dapat memberikan inspirasi bagi siswa. Dukungan moril dan kepercayaan dari sekolah juga sangat penting bagi siswa yang memiliki passion di bidang kesehatan agar mereka dapat menggapai cita-cita mereka.
Sekolah Kristen Tirtamarta Penabur tidak hanya fokus pada pendidikan akademis tetapi juga mendukung siswa dalam mencapai karir impian mereka. Dukungan dari alumni yang sukses di bidang kesehatan menunjukkan komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
…..





