
(Rabu, 21 Oktober 2026)
Bacaan Alkitab (TB2):
Yohanes 14:15-21
“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.”
(TB2, Yohanes 14:15)
Setiap hari, orang tua Adi bekerja hingga malam demi masa depan anaknya, meskipun mereka sering pulang dalam keadaan lelah. Mereka tetap menunjukkan kasih sayang dan berpesan, “Belajarlah dengan rajin dan jangan menyerah hanya karena suasana hatimu sedang buruk.” Menjelang ujian, Adi berselisih dengan temannya sehingga kehilangan semangat belajar dan memilih mengikuti suasana hatinya. Adi menyesal karena menyadari bahwa sikapnya tidak menghargai jerih lelah dan nasihat orang tuanya. Ia berjanji belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak membiarkan masalah pribadi menghalangi tanggung jawabnya. Bagi Adi, menaati nasihat orang tua merupakan cara menunjukkan kasih dan menghargai pengorbanan mereka.
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku.” Perkataan ini disampaikan dalam rangkaian percakapan Yesus dengan para murid menjelang penderitaan dan kematian-Nya. Yesus mengetahui bahwa tidak lama lagi Ia akan meninggalkan mereka secara fisik, sehingga Ia memberikan pengajaran penting tentang kehidupan sebagai pengikut-Nya. Yesus menegaskan bahwa kasih kepadaNya mestilah terlihat jelas melalui ketaatan para murid melakukan perintah-Nya. Tentu para murid tahu banyak pengajaran-nya. Tuhan tidak ingin, semua firman yang mereka dengar berhenti hanya sekadar pengajaran tanpa pernah diwujudkan dalam tindakan nyata. Mudah? Tentu berat. Oleh karena itulah kita tidak dibiarkan berjuang sendiri di dalam melakukannya. Kita diberikan Roh Penolong, Roh yang mengajarkan kebenaran dan memampukan kita melakukannya. Roh Kudus yang membuat kita dapat menaati perintah-perintah Allah sebagai bukti kasih kita kepada-Nya.
Sama seperti para murid yang sudah mendengar banyak firman Tuhan, mari kita juga melakukannya. Melakukan firman Allah dengan sepenuh hati merupakan tanda kasih kita kepada-Nya. Mari kita menghidupi setiap kebenaran firman Tuhan, baik saat kita bermain dengan teman-teman, belajar, juga saat bekerja bagi setiap karyawan. Pasti ada hal-hal yang membuat kita sulit untuk taat, tetapi ingatlah Allah Bapa memberikan kita penolong yaitu Roh Kudus yang menolong kita setiap hari. —mb
POKOK DOA
Tuhan Yesus, terima kasih atas firman-Mu yang mengajarkan kami untuk mengasihi-Mu melalui ketaatan. Tolonglah kami agar tidak mengandalkan diri kami sendiri dalam melakukan firman-Mu tetapi menyerahkan diri untuk dibantu oleh Roh Kudus. Biarlah hidup kami menjadi bukti kasih kepada-Mu dan membawa berkat bagi orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.





