Prestasi Siswa SMP TIRTAMARTA: 1 Kisah Juara Story Telling

Toddler TK SD SMP SMA PK2T ACTS BINA IMAN SEKOLAH holistic TIRTAMARTA BPK PENABUR KRISTEN JAKARTA SELATAN DEPOK PONDOK INDAH CINERE PENERIMAAN SISWA BARU PESERTA DIDIK 2025 2026 PSB PPDB PENDAFTARAN PENDIDIKAN KARAKTER teknologi bukan batasan GROW BEYOND GREATNESS superhero Pintar Itu Penting. Tapi Karakter Menentukan Masa Depan Anak Kecanduan Gadget Ini Cara Mengatasinya Tanpa Marah atau Tarik Paksa 5 Penyebab Anak Tidak Percaya Diri di Sekolah Meski Pintar, TIRTAMARTA BPK PENABUR JAKARTA DEPOK 7 Manfaat Seni dan Budaya untuk Perkembangan Anak di Sekolah TIRTAMARTA BPK PENABUR JAKARTA DEPOK 7 Manfaat Seni dan Budaya untuk Perkembangan Anak di Sekolah TIRTAMARTA BPK PENABUR JAKARTA DEPOK 7 Cara Memilih Sekolah Terbaik untuk Masa Depan Anak TIRTAMARTA BPK PENABUR Cinere 30 Mei 2026 TK TIRTAMARTA BPK PENABUR CINERE Prestasi Siswa SMP TIRTAMARTA BPK PENABUR Cinere Depok 1 Kisah Juara Story Telling dari rasa gugup menjadi juara

Prestasi Siswa SMP TIRTAMARTA kembali menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar TIRTAMARTA BPK PENABUR. Freesia Kyra S., siswi kelas VIIB SMP TIRTAMARTA BPK PENABUR Cinere, berhasil meraih Juara I dalam Lomba Story Telling pada 14 Januari 2026. Prestasi siswa SMP TIRTAMARTA ini menunjukkan bahwa keberanian berbicara, kemampuan berbahasa, kreativitas, dan karakter dapat bertumbuh melalui proses belajar yang konsisten.

Baca juga: 7 Alasan Komunitas Sekolah Kristen yang Hangat Membantu Anak Bertumbuh Lebih Baik

Bagi Kyra, kemenangan ini bukan hanya tentang piala, piagam, atau uang pembinaan. Lebih dari itu, lomba ini menjadi ruang untuk belajar memahami cerita, menghidupkan emosi, mengelola rasa gugup, serta menyampaikan pesan dengan percaya diri. Karena itu, pencapaian ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa sekolah dapat menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi siswa untuk menemukan serta mengembangkan talentanya.

Prestasi Siswa SMP TIRTAMARTA yang Berawal dari Keberanian Mencoba

Dalam Lomba Story Telling ini, Kyra tidak hanya diminta untuk menghafal cerita. Ia juga perlu memahami alur, membangun suasana, memainkan ekspresi, mengatur suara, serta menyampaikan cerita dalam batas waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu, proses menuju Juara I membutuhkan latihan, ketekunan, dan keberanian untuk terus mencoba.

Baca juga: 5 Masalah Anak Zaman Sekarang yang Sering Tidak Disadari Orang Tua

Kyra mengaku merasa senang dan bersyukur ketika mengetahui dirinya berhasil meraih Juara I. Namun, di balik rasa syukur itu, ia juga melewati tantangan yang tidak sederhana. Menurut Kyra, salah satu tantangan terbesar adalah mengatur durasi bercerita agar sesuai dengan waktu lomba. Selain itu, ia juga harus menahan rasa gugup dan rasa tidak yakin sebelum tampil.

Namun, Kyra tidak berhenti di rasa takut. Ia memilih untuk tetap berlatih. Ia belajar bahwa keberanian bukan berarti tidak pernah gugup, melainkan tetap melangkah meskipun rasa gugup itu ada. Dengan demikian, prestasi ini menjadi cerita tentang proses, bukan hanya hasil akhir.

Proses Latihan Kyra dalam Meraih Prestasi Siswa SMP TIRTAMARTA

Ibu Ana, guru pendamping Kyra, menjelaskan bahwa persiapan lomba dimulai dari penyusunan naskah atau script story telling berdasarkan cerita yang dipilih sesuai ketentuan lomba. Setelah itu, Kyra berkonsultasi untuk memperbaiki penggunaan bahasa, mulai dari ejaan, tata bahasa, pemilihan kosakata, hingga isi cerita agar lebih menarik dan sesuai.

Baca juga: 7 Pertanyaan Memilih Sekolah Anak yang Paling Sering Dipikirkan Orang Tua

Selanjutnya, Kyra berlatih secara mandiri di rumah. Ia membangun pemahaman terhadap alur cerita sekaligus melatih pelafalan. Kemudian, ia mengikuti sesi latihan di hadapan Ibu Ana. Dalam proses tersebut, Ibu Ana memberikan masukan mengenai pengucapan, intonasi, ekspresi, gestur, serta cara menyampaikan cerita agar penampilannya semakin maksimal.

Proses ini memperlihatkan bahwa prestasi siswa SMP TIRTAMARTA tidak lahir secara instan. Ada latihan yang berulang, ada evaluasi, ada keberanian menerima masukan, dan ada kemauan untuk menjadi lebih baik. Karena itu, kemenangan Kyra menjadi contoh bahwa talenta perlu ditemukan, diasah, dan diperjuangkan.

Baca juga: 5 Kesalahan Memilih Sekolah Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua

Story Telling Melatih Bahasa, Ekspresi, dan Percaya Diri

Menurut Ibu Ana, perkembangan paling terlihat dari Kyra selama latihan adalah kemampuannya memainkan variasi suara dan ekspresi untuk membedakan beberapa karakter dalam cerita. Hal ini membuat penyampaian story telling menjadi lebih hidup dan menarik bagi audiens.

Pada awal latihan, Kyra sempat menunjukkan rasa malu dan sedikit kurang percaya diri, terutama ketika harus menampilkan ekspresi secara lebih maksimal. Namun, karena ia terus berlatih dan sudah memiliki pengalaman mengikuti lomba story telling atau mendongeng sebelumnya, rasa malu itu perlahan dapat ia atasi.

Selain itu, pelafalan dan intonasi Kyra juga semakin jelas dan terarah. Ekspresi wajah, gestur, serta penghayatan terhadap karakter pun semakin berkembang. Akhirnya, penampilan Kyra menjadi lebih meyakinkan, komunikatif, dan berkesan.

Bagi siswa SMP, kegiatan seperti story telling sangat penting karena melatih banyak kemampuan sekaligus. Siswa belajar berbahasa Inggris, berbicara di depan umum, berpikir kritis, mengekspresikan diri, dan menyampaikan pesan dengan cara yang menarik. Bahkan, pengalaman seperti ini dapat membangun rasa percaya diri yang berguna dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Baca juga: Sehari Menjadi Siswa TIRTAMARTA: Belajar dan Bertumbuh dengan Nyaman

Prestasi Siswa SMP TIRTAMARTA dan Nilai Tanggung Jawab

Prestasi Kyra sangat selaras dengan DNA TIRTAMARTA BPK PENABUR, yaitu taat, tanggung jawab, dan peduli. Dalam proses latihan, Kyra menunjukkan tanggung jawab melalui kesediaannya menyusun naskah, memperbaiki bahasa, berlatih mandiri, menerima evaluasi, dan terus memperbaiki penampilan.

Nilai tanggung jawab juga menjadi salah satu profil penting dalam Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta atau PK2T. Melalui lomba ini, Kyra belajar bahwa setiap kesempatan harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh. Ia tidak hanya datang untuk tampil, tetapi juga membawa hasil latihan, disiplin, dan komitmen.

Nilai ini sangat penting untuk masa depan siswa. Ketika memasuki dunia kuliah, siswa perlu bertanggung jawab terhadap tugas, pilihan, dan proses belajarnya sendiri. Ketika masuk dunia kerja, mereka perlu menyelesaikan tanggung jawab dengan kualitas terbaik. Sementara itu, dalam kehidupan bermasyarakat, mereka perlu belajar menjadi pribadi yang dapat dipercaya.

Dengan demikian, story telling bukan hanya aktivitas lomba. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter yang relevan untuk masa depan.

MEREKA TIDAK TUMBUH DENGAN CARA YANG SAMA TAPI SAMA-SAMA DIBERI RUANG UNTUK BERSINAR Toddler TK SD SMP SMA PK2T ACTS BINA IMAN SEKOLAH holistic TIRTAMARTA BPK PENABUR KRISTEN JAKARTA SELATAN DEPOK PONDOK INDAH CINERE PENERIMAAN SISWA BARU PESERTA DIDIK 2025 2026 PSB PPDB PENDAFTARAN PENDIDIKAN KARAKTER teknologi bukan batasan GROW BEYOND GREATNESS superhero
MEREKA TIDAK TUMBUH DENGAN CARA YANG SAMA TAPI SAMA-SAMA DIBERI RUANG UNTUK BERSINAR

Story Telling Mengasah Kepedulian dalam Berkomunikasi

Selain tanggung jawab, lomba story telling juga berkaitan dengan nilai peduli. Kyra belajar bahwa bercerita bukan hanya tentang menghibur orang lain. Ia menyadari bahwa seorang storyteller perlu benar-benar memahami cerita dan menyampaikannya dengan emosi yang tepat, sehingga pendengar merasa masuk ke dalam dunia cerita tersebut.

Pemahaman ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik membutuhkan kepedulian terhadap audiens. Seseorang tidak hanya berbicara untuk dirinya sendiri, tetapi juga berusaha membuat orang lain memahami pesan yang disampaikan. Karena itu, nilai peduli dalam PK2T dapat bertumbuh melalui kegiatan seperti ini.

Di masa depan, kemampuan ini akan sangat berguna. Dalam dunia kuliah, siswa perlu menyampaikan presentasi dengan jelas. Dalam pekerjaan, mereka perlu menyampaikan ide dengan meyakinkan. Dalam masyarakat lokal maupun global, mereka perlu berkomunikasi dengan empati, menghargai perbedaan, dan menyampaikan pesan secara bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, prestasi siswa SMP TIRTAMARTA dalam lomba story telling ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kemenangan. Prestasi ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi dan karakter dapat berjalan bersama.

Baca Komik: DEWA: Fondasi Emosional untuk Siswa – Saat Hari Terasa Berat

Lingkungan Sekolah yang Mendukung Siswa Bertumbuh

Keberhasilan Kyra juga memperlihatkan pentingnya lingkungan sekolah yang mendukung. Di SMP TIRTAMARTA BPK PENABUR, siswa tidak hanya didorong untuk mengejar nilai akademik. Mereka juga diajak mengenali minat, mengembangkan bakat, membangun karakter, dan berani tampil.

Guru berperan sebagai pendamping yang membantu siswa melihat potensi dirinya. Melalui bimbingan, koreksi, dan dorongan yang tepat, siswa dapat belajar bahwa proses merupakan bagian penting dari pertumbuhan. Karena itu, hubungan antara guru dan siswa menjadi salah satu kekuatan dalam ekosistem pendidikan TIRTAMARTA BPK PENABUR.

Bagi calon orang tua siswa, prestasi seperti ini menjadi gambaran bahwa sekolah tidak hanya berbicara tentang program, tetapi juga menghadirkan proses nyata. Anak-anak diberi ruang untuk mencoba, gagal, belajar, bangkit, dan akhirnya berkembang. Dengan pendekatan ini, sekolah membangun kepercayaan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk bertumbuh sesuai bakat dan karakternya.

Baca juga: 7 Alasan Orang Tua Memilih Sekolah yang Tepat untuk Anak

Pesan Kyra: Jangan Takut Mencoba

Salah satu pesan terkuat dari Kyra adalah keberanian untuk mencoba. Menurutnya, jika seseorang tidak pernah mencoba, maka ia tidak akan pernah tahu apa yang dapat terjadi. Ia juga mengingatkan teman-temannya agar percaya pada diri sendiri dan tidak membiarkan ketakutan membuat mereka jatuh.

Kyra mengatakan bahwa talenta tidak langsung datang begitu saja. Justru, setiap orang perlu mencoba dan mencari talenta itu. Pesan ini sangat relevan bagi siswa SMP yang sedang berada dalam masa pencarian jati diri, minat, dan potensi.

Melalui pengalaman Kyra, siswa lain dapat belajar bahwa prestasi tidak selalu dimulai dari rasa percaya diri yang besar. Kadang, prestasi dimulai dari satu langkah kecil untuk mencoba. Kemudian, langkah itu bertumbuh melalui latihan, dukungan guru, doa, dan keberanian untuk tidak menyerah.

MEREKA TIDAK TUMBUH DENGAN CARA YANG SAMA TAPI SAMA-SAMA DIBERI RUANG UNTUK BERSINAR Toddler TK SD SMP SMA PK2T ACTS BINA IMAN SEKOLAH holistic TIRTAMARTA BPK PENABUR KRISTEN JAKARTA SELATAN DEPOK PONDOK INDAH CINERE PENERIMAAN SISWA BARU PESERTA DIDIK 2025 2026 PSB PPDB PENDAFTARAN PENDIDIKAN KARAKTER teknologi bukan batasan GROW BEYOND GREATNESS superhero
MEREKA TIDAK TUMBUH DENGAN CARA YANG SAMA TAPI SAMA-SAMA DIBERI RUANG UNTUK BERSINAR

Prestasi Ini Menguatkan Komunitas TIRTAMARTA BPK PENABUR

Prestasi siswa SMP TIRTAMARTA seperti yang diraih Kyra bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi. Prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi guru, orang tua, teman-teman, dan seluruh keluarga besar TIRTAMARTA BPK PENABUR.

Dalam pendekatan komunitas sekolah, setiap keberhasilan siswa menjadi cerita bersama. Guru melihat buah dari pendampingan. Orang tua melihat anaknya bertumbuh. Teman-teman mendapat inspirasi untuk mencoba. Sementara itu, sekolah semakin memperkuat budaya positif bahwa setiap anak dapat berkembang melalui proses yang tepat.

Melalui pencapaian Kyra, SMP TIRTAMARTA BPK PENABUR Cinere menunjukkan komitmen untuk mendampingi siswa menjadi pribadi yang taat, bertanggung jawab, peduli, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.

Baca juga: 3 Siswa SMAK TIRTAMARTA Menang Brain x Biz UPH 2026

Bertumbuh dalam Karakter, Berani Menjadi Berkat

Kisah Freesia Kyra Siapsulta menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang ketika mendapat dukungan yang tepat. Melalui Lomba Story Telling, Kyra tidak hanya meraih Juara I. Ia juga belajar mengelola rasa gugup, memahami cerita, menyampaikan pesan, dan percaya bahwa talenta perlu dicari serta dilatih.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa TIRTAMARTA BPK PENABUR terus mendukung siswa untuk bertumbuh dalam karakter, kemampuan, dan keberanian. Dengan lingkungan belajar yang hangat, pendampingan guru yang peduli, serta nilai Kristiani yang kuat, siswa dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang siap melangkah di dunia kuliah, pekerjaan, dan masyarakat yang semakin luas.

Selamat kepada Freesia Kyra S. atas prestasi yang membanggakan. Kiranya pencapaian ini menjadi inspirasi bagi teman-teman lain untuk berani mencoba, terus belajar, dan mengembangkan talenta yang Tuhan percayakan.

Ingin anak bertumbuh dalam lingkungan sekolah yang mendukung karakter, potensi, dan keberanian untuk berkarya? Mari mengenal lebih dekat SMP TIRTAMARTA BPK PENABUR melalui informasi Penerimaan Siswa Baru 2026/2027.

Kenali bagaimana sekolah mendampingi setiap anak sesuai tahap tumbuhnya.
Temukan lingkungan belajar yang membantu anak berkembang dengan aman, percaya diri, dan bermakna.

📲 WhatsApp Admin PSB: tirtamarta.sch.id/linkhub

Beri anak Anda tempat yang tepat untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan.

………………………………

Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2026 / 2027

Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur

Toddler, TK, SD, SMP, SMA

Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok

MEREKA TIDAK TUMBUH DENGAN CARA YANG SAMA TAPI SAMA-SAMA DIBERI RUANG UNTUK BERSINAR Toddler TK SD SMP SMA PK2T ACTS BINA IMAN SEKOLAH holistic TIRTAMARTA BPK PENABUR KRISTEN JAKARTA SELATAN DEPOK PONDOK INDAH CINERE PENERIMAAN SISWA BARU PESERTA DIDIK 2025 2026 PSB PPDB PENDAFTARAN PENDIDIKAN KARAKTER teknologi bukan batasan GROW BEYOND GREATNESS superhero
MEREKA TIDAK TUMBUH DENGAN CARA YANG SAMA TAPI SAMA-SAMA DIBERI RUANG UNTUK BERSINAR
Baca Artikel lainnya:
Hanya Hari Ini! GRATIS!

Dapatkan Informasi List Uang Sekolah (SPP)

Tahun Pelajaran 2026 / 2027 
Dapatkan pemberitahuan tentang artikel baru.