KEHIDUPAN SELURUH CIPTAAN

(Kamis, 29 Oktober 2026)

Bacaan Alkitab (TB2):
Kejadian 9:9-17

“Jika busur itu ada di awan, Aku akan melihatnya, dan mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk hidup, segala makhluk yang ada di bumi.”
(TB2,
Kejadian 9:16)

Suatu sore, setelah hujan reda, ibu mengajak Rina berjalan-jalan di taman. Tidak hanya menikmati bunga warna-warni di taman, mereka juga melihat pelangi membentang indah di awan. Dalam perjalanan pulang, mereka melewati sungai yang dipenuhi sampah plastik dan airnya berbau tidak sedap. Rina merasa sedih karena sungai yang dahulu bersih kini menjadi tempat pembuangan sampah. Ia bertanya kepada ibunya mengapa manusia merusak alam yang begitu indah, ciptaan Allah ini. Ibunya menjelaskan bahwa manusia terkadang merasa egois dan tidak peduli kepada ciptaan Allah yang lain.

Kejadian 9:16 berkisah tentang air bah yang telah surut setelah menutupi bumi pada zaman nabi Nuh. Ketika itu, Allah mengadakan perjanjian dengan Nuh, keturunannya, dan segala makhluk hidup di bumi. Allah berjanji bahwa air bah tidak akan lagi memusnahkan seluruh kehidupan seperti yang telah terjadi. Pelangi di awan menjadi tanda perjanjian Allah yang mengingatkan manusia akan kesetiaan-Nya kepada seluruh ciptaan. Perjanjian ini menunjukkan bahwa Allah tidak hanya setia memelihara kehidupan manusia, tetapi juga kehidupan seluruh ciptaan. Karena itu, alam dan segala isinya adalah sumber daya yang harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab, bukan sesuka hati. Tujuannya agar kehidupan ini dapat terus berlangsung dengan baik dari generasi ke generasi. Tindakan-tindakan manusia yang merusak, mencemari, mengeksploitasi ciptaan merupakan tindakan-tindakan yang melawan kehendak Allah. 

Karena itu, mari kita selalu mengingat kasih dan kesetiaan Allah kepada seluruh ciptaan-Nya. Wujudkan hal itu dengan tindakan-tindakan nyata yang menunjukkan kita peduli kepada seluruh ciptaan, dimulai dari lingkungan sekitar kita. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti: memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, menghemat air dan listrik, dan menanam pohon sebagai sumber oksigen. Jangan menunggu orang lain bertindak, karena setiap langkah kecil kita dapat membawa perubahan yang berarti. Dengan peduli kepada ciptaan Allah yang lain, kita mengingat janji Allah yang tidak akan lagi memusnahkan seluruh kehidupan. —mb

POKOK DOA 

Ya Allah, ampunilah kami yang kerap kali melupakan perjanjian-Mu dengan seluruh ciptaan, dengan cara tidak peduli kepada ciptaan yang lain. Tolonglah kami agar memiliki hati yang tergerak untuk melindungi dan melestarikan alam ciptaan-Mu yang indah ini, dimulai dari lingkungan sekitar kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.

Hanya Hari Ini! GRATIS!

Dapatkan Informasi List Uang Sekolah (SPP)

Tahun Pelajaran 2027 / 2028 
Dapatkan pemberitahuan tentang artikel baru.