Prestasi siswa TK TIRTAMARTA Cinere menghadirkan kabar membanggakan. Benjamin Cody Andreas, atau Cody, meraih Silver Award untuk English dan Bronze Medal untuk Mathematics dalam International Youth Academic Excellence Olympiad (IYAEO) 2026, keduanya pada O level. Namun, di balik dua penghargaan tersebut, ada cerita tentang keberanian mencoba, kesenangan belajar, dan pendampingan yang sesuai dunia anak.
Baca juga: Karya Kreatif Siswa SMP: 1 Bulan Menuju Apresiasi
Bagi anak usia dini, orang dewasa tidak semestinya menilai kompetisi hanya dari medali. Sebaliknya, pengalaman itu dapat menjadi ruang untuk mengenali minat, mengikuti aturan, menuntaskan tantangan, serta bangga atas usaha sendiri. Karena itu, keluarga dapat merayakan prestasi Cody tanpa memberinya label yang membebani.
Prestasi Siswa TK TIRTAMARTA Cinere dalam Dua Bidang
Pada IYAEO 2026, Cody mengikuti bidang English dan Mathematics. Menurut orang tuanya, Cody menyukai English karena pertanyaannya terasa mudah baginya. Sementara itu, ia menikmati Mathematics karena berhitung dan soal cerita. Rasa senang terhadap kata, angka, atau tantangan dapat menjadi pintu pertama untuk menemukan minat.

Sebelum mengikuti kegiatan, Cody sempat bertanya apakah ada temannya yang juga ikut. Orang tuanya menjelaskan bahwa ada teman yang mengikuti, meskipun berasal dari sekolah berbeda. Setelah memperoleh rasa aman, Cody berani menjalani tantangan baru.
Baca juga: Literasi Keuangan Anak SD: 7 Cara Bijak Mengelola Uang
Belajar Ringan, Tetap Menyenangkan
Keluarga tidak menyiapkan latihan khusus. Cody hanya belajar berhitung sehingga proses menjelang tes tetap ringan. Selain itu, orang tua menjanjikan es krim dan cokelat setelah tes selesai sebagai penyemangat sederhana. Hal yang terpenting, orang dewasa menghargai keberanian dan usaha anak, bukan hanya hasilnya.
Meski demikian, Cody tetap menghadapi tantangan. Tes Mathematics berlangsung mulai pukul 08.30, sedangkan pada akhir pekan ia biasanya bangun lebih siang. Jadi, ia perlu menyesuaikan rutinitas dan mempersiapkan diri sejak pagi. Cody berhasil hadir serta menuntaskan tes. Kemudian, saat mengetahui hasilnya, orang tua menggambarkan reaksinya dengan singkat: “Happy banget tentunya.”
Baca juga: Anak Merasa Aman di Sekolah: 7 Tanda yang Perlu Dikenali
Ruang Berekspresi di TKK TIRTAMARTA BPK PENABUR Cinere
Di sekolah, potensi anak tidak hanya tampak melalui lembar soal. Ibu Tri, guru Cody, mengamati bahwa Cody antusias ketika mengikuti kegiatan bercakap-cakap dalam pembahasan tema belajar. Selain itu, ia menunjukkan minat pada kegiatan motorik kasar. Jadi, perkembangan anak hadir melalui banyak jalur, termasuk bahasa, gerak, interaksi, dan rasa ingin tahu.

Oleh sebab itu, sekolah memberi Cody kesempatan untuk mengungkapkan perasaan serta keingintahuannya. Menurut Ibu Tri, pengalaman tersebut membantu anak merealisasikan hal yang disukai dengan kosakata yang dimilikinya. Dengan demikian, Cody tidak hanya menerima informasi, tetapi juga belajar mengekspresikan serta menyalurkan minatnya sesuai tahap perkembangan.
Baca juga: Cara Menumbuhkan Iman Anak: 7 Kebiasaan yang Membekas
Prestasi Siswa TK TIRTAMARTA Cinere dan Profil PK2T Mandiri
Kisah Cody paling dekat dengan profil Mandiri dalam 12 profil Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T ACTS). Pada jenjang TK, guru memperkenalkan profil ini melalui bahasa “Aku Anak Mandiri”. Kemandirian pada usia dini bukan berarti anak harus melakukan semuanya sendiri. Sebaliknya, anak belajar mengambil langkah kecil, mengelola diri, menyelesaikan bagian yang mampu ia lakukan, dan meminta bantuan ketika membutuhkannya.
Dalam pengalaman IYAEO 2026, nilai tersebut terlihat ketika Cody bersedia mencoba, bangun lebih pagi dari kebiasaan akhir pekannya, mengikuti tes, dan menuntaskan tantangan. Sementara itu, keluarga mendampingi tanpa menjadikan latihan sebagai tekanan. Sekolah pun memberi ruang agar ia berani menyampaikan perasaan, keingintahuan, serta minatnya.
Baca juga: Cara Mendengarkan Anak Remaja: 7 Kebutuhan Penting
Proses ini juga terhubung dengan DNA TIRTAMARTA: taat, tanggung jawab, dan peduli. Cody belajar taat dengan mengikuti waktu serta ketentuan kegiatan. Kemudian, ia mulai belajar tanggung jawab dengan menjalani pilihannya hingga selesai. Pada saat yang sama, orang tua dan guru menunjukkan kepedulian dengan memperhatikan kebutuhan emosionalnya, menjaga pengalaman tetap menyenangkan, dan tidak mengukur dirinya hanya dari penghargaan.
Bekal Kecil untuk Kuliah, Pekerjaan, dan Kehidupan Global
Masa kuliah dan pekerjaan masih jauh dari dunia Cody. Namun, fondasi masa depan tumbuh melalui pengalaman kecil yang berulang. Anak yang terbiasa mengungkapkan rasa ingin tahu akan lebih siap bertanya. Selanjutnya, anak yang belajar menuntaskan tantangan memiliki dasar untuk mengelola tanggung jawab yang lebih besar.

Kemampuan berbahasa membantu seseorang menyampaikan ide, mendengarkan, dan membangun relasi. Sementara itu, kemampuan numerik melatih ketelitian, penalaran, serta pemecahan masalah. Jika keduanya tumbuh bersama kemandirian dan kepedulian, anak memiliki bekal untuk belajar di perguruan tinggi, bekerja dalam tim, dan hidup di masyarakat lokal maupun global.
Baca juga: Cara Mengatur Penggunaan Gawai Anak: 7 Langkah Sehat
Namun, satu prestasi bukan jaminan masa depan ataupun standar bagi anak lain. Setiap anak memiliki minat, irama perkembangan, dan cara belajar berbeda. Oleh karena itu, orang dewasa perlu mengenali kekuatan anak, menyediakan kesempatan yang sesuai, dan tetap hadir ketika ia membutuhkan dukungan.
Merayakan Prestasi Tanpa Memberi Tekanan
Prestasi siswa TK TIRTAMARTA Cinere yang diraih Cody membawa pesan penting: apresiasi terbaik membantu anak ingin belajar lagi, bukan membuatnya takut gagal. Karena itu, orang tua dapat bertanya tentang bagian yang paling disukai, hal yang terasa menantang, dan pengalaman yang ingin dicoba berikutnya. Percakapan tersebut mengalihkan fokus dari “harus menang” menuju “apa yang kamu pelajari?”
Baca Komik: Cara Memeriksa Informasi Viral: Komik The Beyonders
Selamat kepada Benjamin Cody A. atas Silver Award untuk English dan Bronze Medal untuk Mathematics pada IYAEO 2026. Semoga kegembiraan Cody menjadi energi untuk terus bertanya, mencoba, dan menemukan hal-hal yang ia sukai. Keluarga TIRTAMARTA juga mengapresiasi orang tua serta guru yang mendampinginya dengan hangat.

Di TK TIRTAMARTA BPK PENABUR Cinere, setiap anak memperoleh ruang untuk mengungkapkan rasa ingin tahu, mengenali minat, serta bertumbuh menjadi pribadi yang taat, bertanggung jawab, dan peduli. Ingin mengenal lingkungan belajar yang menghargai proses dan potensi unik setiap anak? Hubungi tim Penerimaan Siswa Baru TIRTAMARTA BPK PENABUR melalui kanal resmi sekolah dan jadwalkan kunjungan Anda.
Kenali bagaimana sekolah mendampingi setiap anak sesuai tahap tumbuhnya.
Temukan lingkungan belajar yang membantu anak berkembang dengan aman, percaya diri, dan bermakna.
WhatsApp Admin PSB: tirtamarta.sch.id/linkhub
Beri anak Anda tempat yang tepat untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan.
………………………………
Penerimaan Siswa / Peserta Didik Baru 2027 / 2028
Sekolah Kristen TIRTAMARTA Penabur
Toddler, TK, SD, SMP, SMA
Pondok Indah & Cinere, Jakarta Selatan & Depok






